Menentukan Time Frame Untuk Trading Binary Turbo

Trader awam mungkin masih kesulitan dalam mencari cara memilih time frame saat analisis teknikal. Namun, ternyata caranya mudah sekali! Seperti apa jelasnya?

Table of Contents

  • Apa itu Time Frame dalam Trading?
  • Bagaimana Cara Memilih Time Frame yang Tepat?
  • Cara Memilih Time Frame Sesuai Tipe Trader
  • Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Sobat Cuan pasti punya ekspektasi
return
masing-masing ketika melakukan
trading. Makanya, kamu pun akhirnya belajar analisis teknikal dan kemudian menggunakan perangkat analisis teknikal seperti
tradingview.

Hanya saja, kamu mungkin akan kebingungan ketika melihat grafik
tradingview
ternyata punya opsi kerangka waktu (time frame) perdagangan yang beragam, dari mulai hitungan detik hingga bulan. Sehingga, pada situasi ini, kamu bisa saja kelimpungan mencari cara memilih
time frame
yang tepat ketika melakukan
trading.

Namun, kini kamu tak perlu khawatir, Sobat Cuan. Di artikel ini, kamu bisa memahami
time frame
secara singkat dan padat beserta cara memilih
time frame
yang jitu!

Apa itu Time Frame dalam Trading?

Di dalam dunia
trading,
time frame
adalah kurun waktu tertentu yang ditentukan oleh para investor ketika mengamati pergerakan harga sebuah aset.

Jika Sobat Cuan mengubah
time frame
di tradingview ke 4 jam (4 hours), maka
tradingview
akan menampilkan dinamika harga aset tersebut dalam empat jam terakhir. Begitu juga dengan pilihan lainnya. Jika kamu memilih
time frame
di 1 hari, maka
tradingview
akan menampilkan data pergerakan harga aset itu dalam sehari terakhir.

Pergerakan harga suatu aset dalam satu
time frame
tentu berbeda dengan
time frame
lainnya. Contohnya bisa Sobat Cuan lihat pada grafik ETH/USDT dengan
time frame
empat jam di bawah ini.

Read:  Trading 60 Secondi Opzioni Binarie Plus500
Cara memilih time frame

Grafik ETH/USDT 4 jam. Sumber: Tradingview

Dari grafik di atas, Sobat Cuan bisa melihat bahwa ETH/USDT bergerak melandai jika dilihat selama empat jam. Namun, kondisi tersebut ternyata berbeda jika kamu memilih
time frame
ETH/USDT dalam kurun satu pekan. Sebab, nilai ETH/USDT justru terpantau menguat sepanjang periode tersebut, seperti diperlihatkan oleh grafik di bawah ini.

Cara memilih time frame

Time frame ETH/USDT dalam satu pekan. Sumber: tradingview

Oleh karenanya,
trader
memang wajib untuk tahu cara memilih
time frame
yang tepat agar nantinya tidak menyesal mengambil keputusan dalam
trading.

Bagaimana Cara Memilih
Time Frame
yang Tepat?

Sobat Cuan perlu ingat aturan umum dari memilih
time frame
berikut: Semakin panjang
time frame
yang dipilih, maka investor dapat menerima sinyal yang lebih kencang dari pergerakan harga suatu aset tersebut.

Begitu pun sebaliknya. Jika investor memilih
time frame trading
yang pendek, maka mereka akan melihat pergerakan harga aset yang terbilang ‘samar-samar’.

Oleh karenanya, kamu perlu memilih
time frame
dalam
trading
menggunakan pendekatan yang disebut dengan analisis
multiple time frame. Apakah itu?

Ketika melakukan analisis tersebut, kamu bisa memilih
time frame
yang lebih panjang terlebih dulu untuk melihat tren umum dari harga suatu aset. Apakah harga aset tersebut benar-benar memang tengah melandai? Atau justru tengah menanjak? Setelahnya, kamu bisa memperpendek
time frame
untuk menentukan keputusan masuk atau keluar dari pasar.

Teknik ini pun lumrah digunakan oleh investor atau
trader
ulung. Mereka biasanya menggambar suatu garis tren pada
time frame
yang lebih panjang sebelum berlanjut ke
time frame
yang lebih kecil untuk menentukan waktu
entry
dan
exit.

Cara Memilih Time Frame Sesuai Tipe Trader

Namun, pertanyaan berikutnya, bagaimana cara kamu menganggap satu
time frame
sebagai kerangka waktu yang pendek atau panjang? Terlebih, di dalam tradingview, Sobat Cuan bisa memilih
time frame
dengan opsi 5 menit, 15 menit, 30 menit, 1 jam, 2 jam, 4 jam, 6 jam, 12 jam, 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan.

Read:  Teknik Trading Binary Tanpa Loss

Nah, jawaban pertanyaan tersebut tergantung dari jenis gaya
trading-mu masing-masing. Berikut penjelasannya!

  1. Swing trader, alias
    trader
    yang fokus mencari cuan dari pergerakan singkat harga aset, biasanya menggunakan
    time frame
    1 minggu sebagai tren utamanya dan menggunakan
    time frame
    1 jam untuk melihat tren jangka pendek. Tipe
    trader
    satu ini, biasanya berharap meraup cuan dalam waktu beberapa hari sampai mingguan.
  2. Day trader
    atau
    scalper, alias
    trader
    harian yang melihat
    chart
    harga setiap 15 menit, umumnya menggunakan
    time frame
    1 jam untuk analisis tren utama dan
    time frame
    5 menit untuk jangka pendeknya. Tipe
    trader
    satu ini biasanya
    ngarep
    untuk dapat cuan dalam hari itu juga, bahkan sampai hitungan jam atau menit saja.
  3. Trader
    jangka panjang yang fokus pada
    chart
    mingguan biasanya menggunakan grafik dengan time frame 1 bulan untuk menentukan tren utama sekaligus titik keluar atau masuk pasar.
    Trader
    tipe ini biasanya berharap mendulang untung dalam angka persentase yang besar dengan jangka waktu yang bisa sampai bertahun-tahun.

Semua jenis
trader
di atas selalu meninjau
time frame
jangka panjang terlebih dulu. Sebab, grafik tersebut dapat membantu mereka mendapatkan konfirmasi atas hipotesis
trading
mereka, sekaligus memberikan sinyal bahaya jika hipotesisnya tidak sesuai harapan. Selanjutnya, mereka akan mempercantik posisi
entry
atau
exit
dengan memperkecil
time frame-nya.

Intinya, menggunakan analisis
multiple time frame
berdasarkan tipe
trading-mu dapat bikin kamu makin pede dalam
trading. Apalagi, kini kamu sudah bisa melakukannya di aplikasi Pluang!

Kini, menu aset kripto di aplikasi Pluang sudah menyediakan grafik analisis teknikal dengan bantuan tradingview. Sehingga, kamu dapat dengan mudah menentukan
time frame
demi cuan
trading
kripto yang lebih oke!

Read:  Trik Naik Turun Binary Olymp Trade

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 dan Nasdaq index futures, serta aset kripto dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Menentukan Time Frame Untuk Trading Binary Turbo

Source: https://pluang.com/id/blog/resource/cara-memilih-time-frame-tradingview

Posted by: derivbinary.com