Anda mungkin tidak mengetahui tentang scalping di binary options, tetapi di dunia forex ini adalah strategi trading yang umum dan populer. Sama dengan trading Forex, scalping di binary options adalah strategi efektif dengan periode jangka pendek seperti 30 detik dan 60 detik. Ini adalah strategi untuk mengidentifikasi puncak oversold atau overbought, yang artinya ini paling cocok untuk market sideway (market tanpa tren). Kesederhanaan dan tingginya akurasi metode ini membuat ini strategi yang sempurna baik bagi trader baru maupun yang sudah berpengalaman.

Pertama, mari kita mengatur setting dengan benar. Kita hanya membutuhkan satu indikator untuk menggunakan metode ini, yaitu oscillator stochastic. Di bawah ini adalah setting parameter untuk stochastic di metode ini.


  • Parameter: Default
  • Stochastic: non-aktifkan S%D
  • Timeframe / Waktu grafik: 1 menit
  • Waktu trading: 1 menit

Selanjutnya, kita akan membuat beberapa garis horizontal di kedua grafik candlestick dan oscillator stochastic.

Garis yang kita masukkan di grafik candlestick sebenarnya adalah level resistance dan support.  Sekali lagi, level resistance dan support hanya bekerja untuk market sideway untuk mengidentifikasi titik pembalikan. Oleh karenanya, agar kita bisa mengidentifikasi apakah market sedang trend atau sideway, kita perlu zoom out (memperkecil) grafik untuk melihat riwayat harga.

Melihat histori harga terlalu banyak bisa menyebabkan Anda bingung memutuskan di mana harus meletakkan level resistance dan support. Untuk grafik 1 menit, kita mungkin hanya perlu melihat riwayat harga sekitar dua jam yang lalu. Lalu dari sana, kita bisa mengikuti langkah di bawah untuk memasukkan level resistance dan support.


  • Pilih alat gambar,
  • Pilih garis mendatar,
  • Gerakkan mouse ke arah grafik harga.

Sekarang ini adalah kuncinya. Cari 2 sampai 3 puncak teratas dan terbawah di 2 jam terakhir karena ini adalah level di mana resistance paling kuat, di mana harga kemungkinan terpental lagi ke dalam kisaran ketika harga menyentuh kedua level tersebut.

Read:  Kursus Trading Binary Di Bandung


  • Klik grafik di level di mana Anda bisa menghubungkan 2 sampai 3 titik puncak atas sebelumnya, dan ini akan menjadi level resistance kita.
  • Klik grafik di level di mana Anda bisa menghubungkan 2 sampai 3 titik puncak bawah sebelumnya, dan ini akan menjadi level support kita.

Selanjutnya, kita bisa lanjut ke stochastic dan meletakkan 2 garis di level oversold dan overbought. Sekali lagi, pilih garis mendatar dan gerakkan mouse ke grafik stochastic dan cari nilai 80, klik di grafik untuk menempatkan level overbought. Selanjutnya, kita akan mencari nilai 20 dan klik di grafik untuk menempatkan level oversold.

Penjelasannya memang terlihat panjang dan sulit, namun semua langkah ini bisa dilakukan hanya dalam beberapa menit. Selanjutnya, lihat baik-baik di mana kita harus trading untuk bisa mendapatkan profit.

Waktu untuk purchase HIGH


  • Apabila candlestick mendekati level support (garis bawah),
  • Garis stochastic di bawah level oversold dan mengarah ke atas
  • Pilih HIGH di candlestick selanjutnya.

Waktu untuk purchase LOW


  • Bila candlestick mendekati mendekati level resistance (garis atas),
  • Garis stochastic di bawah level overbought dan mengarah ke bawah
  • Pilih LOW di candlestick selanjutnya.

Saya tidak punya terlalu banyak waktu tadi pagi, dan hanya trading satu kali menggunakan strategi ini, tetapi hasilnya cukup memuaskan. 1 trading, 1 menit dan profit $75 di dalam kantong saya. Setting ini mungkin sedikit rumit pada awalnya, tetapi ketika Anda bisa mengaplikasikannya, ini akan menjadi metode yang sangat jitu!